FIFA Pastikan Pakai VAR di Piala Dunia 2018 Rusia

Presiden FIFA Gianni Infantino dan VAR_fi
Presiden FIFA Gianni Infantino dan VAR
Presiden FIFA Gianni Infantino dan VAR

Piala Dunia 2018 Rusia – Akhir pekan lalu, tepatnya Jumat (16 / 3 / 2018), FIFA menggelar konferensi persnya terkait pagelaran Piala Dunia 2018 yang bakal berlangsung di Moskow, Rusia bulan Juni mendatang.

Pada ajang tatap muka dengan para wartawan tersebut, FIFA mengumumkan 2 informasi penting. Hal pertama adalah teknologi VAR (Video Assistant Referee) yang akan untuk membantu pemantauan jalannya pertandingan di Piala Dunia tersebut. Lalu berikutnya berkenaan dengan peraturan pemain serep yang kuantitasnya ditambah menjadi 4 orang.

Penggunaan VAR pada Piala Dunia 2018 menjadi sebuah catatan sejarah tersendiri dalam dunia sepakbola

Penggunaan teknologi VAR sendiri di Piala Dunia 2018 Rusia menjadi penggunaan kali pertama dalam event sepakbola terbesar di dunia.

“Kami menggunakan VAR untuk membantu kerja wasit, agar permainan di Piala Dunia 2018 nanti bisa berjalan fair”, jelas Gianni Infantino yang menjabat sebagai Presiden FIFA saat ini yang juga terlansir di Reuters.

“Penggunaan VAR ini juga akan tercatat di sejarah sepakbola dunia. Yakni, sebagai penggunaan teknologi semacam ini yang pertama kalinya di Piala Dunia”, imbuh pria 47 tahun berkepala plontos itu  lagi.

Keputusan asosiasi tertinggi sepakbola dunia tersebut terkait penggunaan VAR, sejatinya juga sudah diaminkan oleh IFAB (International Football Association Board). IFAB mendukung penggunaan teknologi tersebut, lantaran VAR dapat membantu wasit untuk menentukan keputusan dengan lebih akurat. Terutama, jika terjadi kicruh tercetaknya gol yang bersifat kontroversi.

Penggunaan VAR sebelum ajang Piala Dunia 2018

Sebelumnya VAR juga sudah sering digunakan di liga-liga sepakbola papan atas, semisal Liga Premier Inggris, Serie-A Italia dan Bundesliga Jerman. Dimana, VAR terbukti sangat berkontribusi dalam mengurangi persentase kesalahan wasit dalam memimpin sebuah laga. Bahkan publik pun menyatakan, kalau sepakbola menjadi sebuah olahraga yang transparan dan fair sejak hadirnya VAR.

“Liga besar selevel Liga Premier, Serie-A dan Bundesliga saja pakai VAR, apalagi Piala Dunia. Tidak perlu dipertanyakan lagi bukan?”, ujar Infantino.

Soal penambahan jumlah pemain pengganti pun, juga disampaikan Infantino sudah disahkan IFAB, dimana sebelumnya jumlah pemain pengganti cuma dibatasi maksimal 3 orang saja.

Sejak diangkat sebagai Presiden FIFA bulan Februari 2016 silam, salah satu janji Infantino sendiri adalah penggunaan teknologi VAR pada Piala Dunia. Maka tak heran, jika Piala Dunia 2018 benar-benar dijadikannya sebagai momen untuk mewujudkan janjinya tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *